Untuk
memastikan pelaksanaan tes CPNS berjalan lancar, pihak Badan Kepegawaian
Negara (BKN) akan melaksanakan tes CPNS di 176 titik lokasi di seluruh
daerah di Indonesia. Kepala BKN Bima Haria Wibisana menjelaskan bahwa
upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi melonjaknya pendaftar,
mengingat jumlah formasi yang cukup banyak.
“Hingga
saat ini sudah ada 176 titik lokasi yang disiapkan untuk seleksi CPNS
tahun ini, dan jumlah ini kemungkinan bisa akan terus bertambah, seiring
adanya keinginan daerah yang menyediakan lokasi untuk tes,” jelasnya,
dalam acara Rapat Koordinasi Penyampaian Rincian Penetapan Kebutuhan
Formasi PNS dan Persiapan Pengadaan CPNS Tahun 2018 di Komplek Bidakara,
Jakarta, Kamis (06/09).
Dijelaskan
bahwa sebelumnya BKN hanya menyiapkan 170 titik saja untuk seleksi CPNS
2018. Namun demikian terdapat tambahan dari Kementerian Kesehatan
sebanyak 6 lokasi, sehingga jumlah titik lokasi tes menjadi 176 titik,
yang terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN dan 14 Unit
Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,
fasilitas mandiri dan kerjasama dengan Pemerintah Daerah.
Menurutnya
jumlah lokasi dapat terus bertambah dengan mempertimbangkan jumlah
pendaftar, serta daerah yang mengajukan diri untuk menjadi lokasi tes
CPNS 2018. Lebih lanjut disampaikan jika banyaknya lokasi tes CPNS 2018
merupakan suatu hal yang positif, karena dengan demikian para pendaftar
terutama yang berada didaerah dapat dimudahkan dengan lokasi yang
dianggap dengan tempat tinggalnya.
Untuk
diketahui prioritas pengadaan CPNS 2018 meliputi tenaga pendidikan,
tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di
bidang infrastruktur sesuai dengan program Nawacita. Jabatan Inti yang
diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah
Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000
formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak
14.454 formasi.
Adapun
peruntukan instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata
Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi,
Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Umum, Dokter Spesialis,
Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis), serta Tenaga Teknis yang
diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.
Penetapan
formasi khusus pengadaan CPNS Tahun 2018 terdiri dari Putra/Putri
Lulusan Terbaik (Cumlaude), Penyandang Disabilitas, Putra/Putri Papua
dan Papua Barat, Diaspora, Olahragawan Berprestasi Internasional, serta
Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II
jabatan guru dan tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan untuk
mengikuti seleksi CPNS.






No comments:
Post a Comment